Tuesday, February 11, 2020

TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit Baru Di TA 2020



TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit Baru Di TA 2020 

Selain prosedur yang relatif lebih mudah dan materi uji yang disesuaikan, dibanding tahun sebelumnya, pada tahun 2020 ini TNI AD juga menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Hal itu disampaikan Waaspers Kasad Brigjen TNI Agus Setiawan, S.E., kepada awak media saat berkunjung ke stand TNI AD di hari ketiga pada pelaksanaan 29th Indonesia International Education Training Expo & Scholarship 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020).

Diungkapkan Waaspers Kasad, sistem rekrutmen prajurit TNI AD saat ini dapat dikatakan akan relatif lebih mudah dari tahun-tahun sebelumnya. "Dengan adanya perbaikan dalam standar penilaian setiap materi seleksi, pimpinan TNI AD dalam hal ini Bapak Kasad (Jenderal TNI Andika Perkasa) memberikan kesempatan bagi para calon prajurit untuk lulus," ujar Agus Setiawan. "Contohnya, pada uji jasmani, renang tidak lagi menjadi bahan penilaian yang menentukan peringkat, namun hanya sebagai data bahan pertimbangan,” tambahnya.

Menurutnya, dengan perubahan tersebut bukan berarti terjadinya penurunan kualitas kemampuan calon prajurit, karena pada dasarnya seleksi dilakukan secara ketat. "Dalam rangka mendapatkan SDM yang unggul dan profesional, TNI AD akan tetap melaksanakan rekrutmen secara obyektif dan transparan," tegasnya. Khusus tahun ini, dikatakan Agus Setiawan, TNI AD akan menambah alokasi menjadi 17.264 prajurit, baik Tamtama, Bintara maupun Perwira, dimana tahun sebelumnya 2019 hanya merekrut 15.547 prajurit. “Tahun 2020 ini, TNI AD akan merekrut 17.264 pemuda-pemudi terbaik dari seluruh penjuru tanah air,” jelas Agus Setiawan.

“Ada pun untuk Catar Akmil sebanyak 400 orang, Pa PK Reguler 130 orang, Pa PK Tenaga Kesehatan 110 orang, Caba PK 3.500 orang, Cata PK 13.100 orang dan mahasiswa beasiswa sebanyak 24 orang,” urai lulusan Akmil tahun 1990 ini. Seperti tahun sebelumnya, ditegaskan bahwa TNI AD senantiasa memberikan kesempatan yang luas kepada pemuda-pemudi Indonesia untuk menjadi prajurit. "Termasuk yang tinggal di perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar," tambahnya.

Terkait sistem zonasi, menurutnya merupakan pemberian kesempatan bagi putra daerah, namun bukan berarti menutup peluang bagi pendatang yang berdomisili di wilayah tersebut. "Alokasi penerimaan prajurit dibagi sampai tingkat Kodim. Calon yang direkrut, diprioritaskan putra daerah setempat, dan apabila (calon) merupakan pendatang maka diwajibkan minimal telah berdomisili selama 3 tahun,” terangnya lagi.

Dikatakannya lebih lanjut, sistem zonasi merupakan wujud kepedulian dan kecintaan TNI AD kepada pemuda-pemudi Indonesia. "TNI AD milik seluruh rakyat Indonesia, sehingga seluruhnya berhak ikut mengabdi sebagai prajurit TNI AD, baik yang tinggal di perbatasan, pedalaman, maupun pulau-pulau terluar Indonesia,” tegas Agus Setiawan lugas.

"Khusus kepada adik-adik yang berminat ikut seleksi penerimaan prajurit, kembali ditegaskan bahwa selama pelaksanaan seleksi, TNI AD tidak pernah memungut biaya apa pun. Bila ada oknum nakal yang dengan sengaja menawarkan iming-iming agar lulus, maka jangan percaya dan bila perlu laporkan,” tambahnya. Berkaitan dengan pelaksanaan pameran kali ini, Agus Setiawan, sangat senang dan bangga melihat stand TNI AD, baik dari segi tampilan maupun personel yang bertugas telah dipersiapkan dengan baik.



“Saya monitor sejak hari Kamis (6/2/2020), stand TNI AD tidak pernah sepi pengunjung. Ini tidak hanya menunjukkan kecintaan rakyat kepada TNI AD, namun juga wujud komitmen TNI AD dalam memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya memberikan informasi yang akurat terkait penerimaan prajurit,” tutur ayah tiga orang anak ini.

Selama tiga hari, stand TNI AD selalu dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan usia. Tidak hanya sekadar mencari informasi terkait penerimaan prajurit, namun juga ada yang mencoba tiang pull-up dan chinning, cek buta warna, konsul psikologi, foto-foto dengan para Taruna maupun prajurit Kostrad, Kopassus, dan Kowad. "Saya sangat senang, pengunjung yang datang tidak hanya melihat, namun juga mencoba berbagai alat uji dan konsultasi, bahkan ada yang langsung mendaftar dengan dibimbing personel dari Ajendam Jaya," pungkasnya.

Dari catatan panitia stand TNI AD, pengunjung hari pertama sejumlah 1.250 orang, hari kedua 1.640 orang, dan di hari ketiga sejumlah 1.750 orang dengan rata-rata 200 s.d. 250 orang mendaftar langsung di stand tersebut setiap harinya.

Sarat Pendaftaran

Persyaratan umum

1) Warga negara Indonesia;
2) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3) Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;
4) Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia;
5) Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata; dan
6) Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan Lain

1) Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
2) Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:
Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional rata-rata minimal 55;
Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional rata-rata minimal 50;
Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38 untuk wilayah lainnya;
Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018, nilai ujian nasional rata-rata minimal 39 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 37 untuk wilayah lainnya;
dan Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40.5 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38.5 untuk wilayah lainnya.
3) Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama.
4) Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 28 September 2020.
5) Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
6) Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
7) Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 8) Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
a) Administrasi;
b) Kesehatan;
c) Jasmani;
d) Mental ideologi; dan
e) Psikologi.

Persyaratan Tambahan

1) Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun. 2) Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan dari Kecamatan.
3) Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
4) Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
5) Tersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
6) Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif. Persyaratan khusus. Memenuhi persyaratan Rik/Uji sesuai dengan ketentuan.



Baca selengkapnya di artikel "Rekrutmen TNI AD 2020: Syarat Pendaftaran untuk Lulusan SMA", https://tirto.id/erNm

Saturday, February 1, 2020

Panduan Masuk Prajurit TNI, Persiapkan Diri Secara Profesional



Panduan Masuk Prajurit TNI, Persiapkan Diri Secara Profesional

Salah satu kenyataan pahit  dan paling ditakuti oleh seorang peserta seleksi adalah kegagalan. Susahnya lagi, tidak sedikit bahkan sebagian besar dari para pelamar justeru mengalami kegagalan. Hal ini terjadi karena keterbatasan jumlah  peserta yang di terima dibandingkan dengan jumlah peserta yang melamar. Perbandinganya bisa 2,3 sampai 4 kali lipat dari jumlah peserta yang diterima. Hal ini merupakan tantangan bagi Anda untuk benar-benar bisa menyiasatinya, dan sejak awal berniat untuk mempersiapkan diri lebih baik, kompetisi secara fair dengan cara cara yang sehat.

Banyak pemuda indonesia sejatinya ingin menjadi prajurit TNI, di samping bisa mengabdi pada Nusa dan Bangsa, prajurit juga memperoleh tempat tersendiri dan baik di tengah warga masyarakat.  Secara kedinasan prajurit mendapatkan layanan perawatan meski sederhana tetapi sudah memadai seperti, perumahan, tunjangan keluarga, tunjangan operasi, perawatan kesehatan, tunjangan hari tua  Dll. Di samping itu, pembinaan prajurit TNI termasuk salah satu institusi terbaik dalam membina prajuritnya secara berlanjut dan berjenjang.  Pendidikan yang mengajarkan kepemimpi nan secara sistematis dan sudah teruji di indonesia. Praktis hidup seorang prajurit adalah rangkaian pendidikan, penugasan, pelatihan dan operasi.

Buku ini dimaksudkan sebagai panduan sederhana dalam mempersiapkan diri mengikuti seleksi masuk Prajurit baik TNI AD  namun demikian dapat dikatakan panduan ini juga berlaku dalam seleksi masuk TNI AL, maupun TNI AU.  Karena pada dasarnya, seleksi Masuk Prajurit TNI adalah relatif sama di semua Angkatan, yang membedakan adalah pada ke khususannya masing-masing satuan dan tingkatan atau levelnya itu sendiri.Jadi buku panduan ini bisa juga anda pakai kalau mau mendaftar di kedua angkatan lainnya.

Suka atau tidak kalau Anda mau mengikuti tes masuk prajurit TNI Anda pasti merasakan betul perlunya informasi terkait tata cara dan persiapan yang perlu diketahui untuk mengikuti seleksi masuk prajurit TNI. Karena itulah buku ini sangat penting bagi Anda karena dari buku ini dipercaya Anda akan memiliki pengetahuan lengkap tentang seleksi masuk Prajurit TNI  dan cara Anda mempersiapkan diri mengikuti seleksi. 

Anda bisa bayangkan sendiri. Kalau Anda memiliki pengetahuan tentang ragam atau jenis, bentuk dan contoh soal serta standar tesnya, maka Anda akan mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa berhasil dalam seleksi. Jangan pernah berpikir dengan cara lain misalnya lewat KKN, lewat nyogok atau berbuat curang lainnya. Karena hal-hal seperti itu hanya akan mempertebal keraguan pada diri Anda sendiri. Yang benar persiapkan diri secara baik, berusaha maksimal dan sertai dengan berdoa, selebihnya serahkan pada Allah yang maha besar.



Fakta menunjukkan bahwa banyak sekali Peserta Tes yang gagal atau tidak lulus dalam tes masuk Prajurit TNI, karena mereka memang buta dalam banyak hal.  Tidak tahu apa-apa. Tidak tahu dimana tempat mendaftar, tidak tahu apa saja yang akan diujikan. Tidak tahu seperti apa  contoh-contoh soalnya dan masih banyak lagi yang mereka tidak paham tentang proses seleksi. Karena itu dapat dipastikan,  tanpa mengetahui cara dan ragam materi yang akan diujikan tentu Anda pasti kecut. Walaupun sebenarnya Anda memenuhi standar untuk bisa diterima menjadi Prajurit TNI. Buku ini diharapkan dapat memberi anda informasi yang diperlukan untuk bisa mengikuti seleksi masuk prajurit TNI dengan baik. Anda diharapkan bisa lebih awal dan lebih paham dalam mempersiapkan diri.

Salah satu kenyataan pahit  dan paling ditakuti oleh seorang peserta seleksi adalah kegagalan. Susahnya lagi, tidak sedikit bahkan sebagian besar dari para pelamar justeru mengalami kegagalan. Hal ini terjadi karena keterbatasan jumlah  peserta yang di terima dibandingkan dengan jumlah peserta yang melamar. Perbandinganya bisa 2,3 sampai 4 kali lipat dari jumlah peserta yang diterima. Hal ini merupakan tantangan bagi Anda untuk benar-benar bisa menyiasatinya, dan sejak awal berniat untuk mempersiapkan diri lebih baik, kompetisi secara fair dengan cara cara yang sehat.

Buku ini sampai ke tangan anda karena bantuan berbagai pihak, termasuk dari mantan anggota penulis yang masih banyak bertugas di satuannya masing-masing. Merekalah yang memberikan berbagai info yang lebih aktual sesuai dengan perkembangan zaman itu sendiri. Memang secara mendasar pola seleksinya masih sama dengan proses seleksi masuk prajurit pada zaman penulis dahulu. Perubahan itu muncul dalam berbagai sarana bantu dan perlengkapan yang dipergunakan pada saat seleksi dilakukan, dan pada umumnya sarana dan peralatannya semakin baik. Karena itu penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan dan informasi tersebut. Saya percaya semua bantuan tersebut akan sangat besar manfaatnya dalam meningkatkan kualitas buku ini.

Mantapkan Niat Bulatkan Tekad

INDONESIA merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia dengan jumlah pulau hingga 17 ribuan; sebuah negara maritim atau negeri bahari yang besar, sama besarnya dengan negara adi daya Amerika Serikat, hanya saja kalau Amerika negara berupa benua maka Indonesia adalah negara kepulauan. Kalau Anda buat peta dengan skala yang sama dan coba tumpang tindihkan kedua petanya, maka kedua negara ini mempunya besaran yang sama. Jelas Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk yang banyak pula. Indonesia yang kuat membutuhkan warganya untuk jadi prajurit, prajurit profesional yang secara total mengabdikan dirinya dalam membela kedaulatan negara dan bangsanya. Disamping itu semua warga adalah juga patriot yang senantiasa siap memberikan apa saja demi kejayaan dan kelangsungan hidup NKRI.



Menjadi prajurit TNI sesungguhnya adalah panggilan hati, artinya kalau Anda hanya sekedar untuk mencari pekerjaan maka sebaiknya janganlah pilih jadi prajurit. Karena masih banyak pekerjaan lain yang masih bisa Anda peroleh di luar kriteria sebagai prajurit TNI. Kenapa ini ingin saya sampaikan? Karena tidak sedikit dari mereka yang sudah diterima jadi prajurit tetapi kemudian menjadi frustrasi, sering melakukan hal-hal yang tidak baik untuk dirinya sendiri maupun SATUANnya, seperti tidak masuk kerja, sering terlambat, terlibat kehidupan “malam” dll., sampai kemudian disersi atau meninggalkan satuan tanpa Izin dan kemudian dipenjarakan.

Tapi kalau Anda memang senang dengan kehidupan prajurit, maka semua yang Anda bayangkan selama ini tentang hidup seorang pejuang sudah ada di kehidupan seorang prajurit. Seperti hidup yang teratur, jadwal kegiatan yang sudah terbagi habis selama 24 jam, hidup dengan disiplin yang tidak boleh diingkari. Latihan yang berkelanjutan, pembinaan fisik yang tiada henti, pembinaan rohani yang tiada putus-putusnya dan tugas tugas yang sudah menunggu. Karena itu, jika dari awal sudah memahami ini, maka anda akan secara sadar dan senang hati untuk memanfaatkan uang gaji, tunjangan yang Anda peroleh untuk menunjang kehidupan anda dalam mengabdikan diri sebagai seorang prajurit secara profesional.

Sebagai seorang prajurit, meski serba sederhana tetapi semuanya sudah tersedia. Kalau Anda masih bujangan sungguh kehidupan prajurit adalah sebuah jalan hidup kesatria. Bisa Anda bayangkan, jam 04.30 pagi Anda sudah bangun, mempersiapkan diri dan sembahyang untuk kemudian menjalankan olah raga di pagi hari; jam 06.30 Anda sudah siap di lapangan apel dalam pakaian seragam lengkap; kegiatan apel pagi ini bisa berlanjut hingga jam 08.00; kemudian memulai kehidupan latihan ketrampilan, baik perseorangan maupun per kelompok; latihan ini bisa berupa olah raga fisik, siraman rohani dan berbagai ketrampilan lainnya seperti bela diri, ketahanan fisik, kemahiran memegang senjata atau ketrampilan lain sesuai profesi satuan. Kemudian akan ada waktu istirahat makan siang, isoma atau istirahat sholat dan makan; Jam13.00 Anda sudah harus kembali ke tugas Anda sampai nanti ada upacara apel siang pada jam 14.30.

Anda bisa istirahat hingga jam 16.00 untuk kemudian Anda akan diberikan latihan ketrampilan ekstra satuan, bisa musik, tari, bela diri, berbagai cabang olah raga dll. Latihan satuan ini dimaksudkan untuk menempa prajurit mampu berintegrasi dengan masyarakat disekitarnya atau satuan lain; yang berupa berbagai kegiatan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar atau untuk mempertahankan atau mengharumkan nama baik satuan dalam berbagai kegiatan pertandingan persaha batan dengan masyarakat sekitar asrama atau satuan lainnya. Anda punya waktu istirahat mulai dari jam 17.30 hingga jam 20.30 malam. Karena pada jam 21.00 Anda akan melaksanakan apel malam. Kegiatan apel malam bisa sampai jam 22.00 untuk seterusnya Anda bisa istirahat sampai jam 04.30 dan begitulah rutinitas kehidupan seorang prajurit.

Karena itu dalam hal memilih jodohpun nantinya Anda sudah harus bisa dengan baik memilih pasangan yang sesuai dengan pekerjaanmu. Tidak masalah kalau calon istrimu itu juga nantinya bekerja, tetapi dari awal sudah diyakinkan bahwa ia harus bisa mandiri. Artinya Anda bisa saja tidak punya waktu untuk mengantarkannya ke kantor dan begitu juga sebaliknya isterimu harus sudah dari awal memahami bahwa tugasmu adalah nomor satu, tidak ada hal tawar menawar. Kalau itu sudah kau sadari dari awal dan kemudian dapat memperoleh jodoh yang sehati,maka percayalah kamu berdua bisa rukun dan dapat membina rumah tangga dengan baik dan juga dapat membina karier secara berhasil.

Kalau Anda seorang prajurit sesuai panggilan hati Anda, maka pemanfaatan waktu Anda sungguh sudah tertata dengan rapi, sarana dan prasarananya meski sederhana tetapi sudah ada. Begitu juga dengan instruktur yang melatih Anda agar jadi seorang prajurit tangguh semua sudah tersedia. Hanya tinggal menjalankan dengan perhatian yang sungguh-sungguh. Apakah hidup seperti itu menyenangkan Anda atau tidak ? Itu sangat tergantung niat Anda jadi prajurit tadi. Kalau Anda pada dasarnya memang hanya sekedar mencari pekerjaan, maka khidupan seperti ini adalah sebuah malapetaka, karena Anda tidak lagi bisa bebas. Tetapi kalau Anda prajurit sejati, maka cara hidup spartan seperti ini adalah sebuah kegembiraan.Anda berada dalam lingkungan sahabat satu Korps yang saling mendukung dan saling menghargai untuk kemaslahatan bersama dan nama baik satuan.



Daftar Isi Terbaru

Daftar Isi
Kata Pengantar
Sekapur Sirih
Daftar Isi
BAB I  Seleksi Masuk Prajurit TNI
1.1  Prajurit Sebagai Panggilan Hati
1.2  Kenapa Buku Ini Ditulis
1.3  Buat Siapa Buku Ini Ditulis
1.4  Ruang Lingkup dan Tata Urut
1.5  Daftar Istilah
1.6  Bahan Rujukan

BAB II  Persiapkan Mental Ikut Seleksi
2.1   Jangan Terpengaruh Isu Negatip.  
2.2  Anda Perlu Pro Aktip dan Tanggap
2.3  Bagi Mereka Yang Sedang Berjuang

BAB III Persyaratan Mengikuti Tes Masuk Prajurit TNI
3.1 Apakah kesehatan Anda memenuhi syarat jadi prajurit TNI
3.2 Persyaratan umum jadi prajurit TNI
3.3 Pendaftaran Tantama
3.4 Persyaratan Tamtama PK
3.5  Pendaftaran Bintara
3.6  Persyaratan Bintara PK
3.7  Pendaftaran Akmil
3.8 Cara pendaftaran

BAB IV Persiapan Mengikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
4.1  Kesemaptaan Jasmani
4.2  Samapta A Lari 12 Menit
4.3  Samapta B
4.3.1  Gerakan Push Up
4.3.2  Gerakan Sit Up
4.3.3  Gerakan Pull Up
4.3.4  Gerakan Shuttle Run

BAB V Persiapan Mengikuti Tes Mental Ideologi
5.1 Proses pembentukan Mental Ideologi
5.2 Butir-butir Pancasila
5.3 Ancaman Terhadap Pancasila
5.4 Panca Sila senagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
5.5 Panca Sila dalam pendidikan Nasional
5.6 Pengertian dan Contoh dari tiap sila Panca Sila
5.7 Contoh soal pengetahuan umum dan Mental Ideologi
5.8 Contoh soal Ideologi Negara dan jawabannya
5.9 Contoh soal Sejarah Nasional
5.10  Contoh soal UUD 1945 dan Amandemen
5.11 Contoh soal Tata Negara
5.12 Contoh soal Kebijakan Pemerintah
5.13 Contoh soal Bahasa Indonesia
5.14 Contoh soal Bahasa Inggeris

BABVI Persiapan mengikuti Tes Psikologi
6.1 Tes yang paling ditakuti
6.2 Wawancara Dalam Psikotes
6.3 Tes Psikologi masuk prajurit TNI
6.3.1 Tes Logika Aritmatika
6.3.2 Tes Logika Penalaran
6.3.3 Tes Analog Verbal
6.3.4 Tes Kraplien/Pauli
6.3.5 Tes Wartegg
6.3.6 Baum Test atau Menggambar Pohon
6.3.7 Draw a Man Test
6.3.8 Army Alpha Inteligence Test
6.3.9 Edward Personal Preference Schdule (EPPS)
6.3.10 Tes Menggambar Rumah, Pohon dan Orang
6.4    Menyiapkan Kondisi Fisik dan Kemampuan
6.5    Menyiapkan perangkat yang diperlukan
6.6    Contoh soal Tes Integritas dan Kejujuran
6.7 Contoh soal Psikologi Umum
6.8 Contoh soal Tes Bakat Skolastik dan Kuantitatif
6.9 Contoh soal Tes Perbandingan
6.10 Soal Psikotes dan TPA tes potensi akademik
Sekilas Tentang Penulis          


Saturday, February 23, 2019

Formula Gaptek, Bangun Bisnis Onlienmu Sejak Dini



Formula Gaptek, Bangun Bisnis Onlienmu Sejak Dini
Mau berbisnis secara Online? Ada baiknya Anda perlu terlebih dahulu memahami seperti apa sebenarnya Berbisnis secara Online itu. Saya sarankan agar anda membaca terlebih dahulu Buku Formula Gaptek ini. Apapula Formula Gaptek itu? Lalu bagaimana ceritanya bisa meyakinkan para pemakainya bisa dapat penghasilan 10 jutaan perbulan?  Itulah seninya. Sekarang saya Tanya pada anda. Kalau anda saya beri kesempatan untuk membuka Toko, terserah anda mau buka Toko apa saja dan terserah memilih tempat lokasi Tokonya di mana saja anda suka. Lalu saya Tanya anda, dengan fasilitas seperti itu apakah anda bisa mendapatkan penghasilan 10 jutaan perbulan? Saya yakin anda pasti menjawab Yah pasti bisalah. Lah kalau saya jualnya produk yang berharga 500 ribu ke atas, dan komisinya 10-15%, maka dengan kemampuan menjual 12 item perhari, maka potensi pendapatan anda perhari bisa mencapai antara 600 ribu-750 ribu perhari, dan bisa mencapai 18 juta-22.5 juta perbulan. Masuk akal kan? Berbisnis Online, anda bisa melakukan hal seperti itu. Anda dapat memajang produk orang lain di website anda tanpa harus beli barangnya terlebih dulu. Kalau di bisnis offline? Mana bisa kita melakukan hal seperti itu. Sementara di dunia Offline, untuk sewa Ruko yang baik di lokasi yang tepat, anda perlu dana tidak kurang dari 25 Jt-35 jt perbulan. Kebayang anggak?
Nah dengan Buku ini, saya memberikan anda kemampuan berbisnis di Online dalam Lima Model Usaha popular dan menjanjikan, mulai dari: Blogging, Bisnis Adsens, Membership Site, Bisnis Affiliasi, Bisnis Dropshiper, Toko Online, dan StartUp. Percaya nggak? Membuat bisnis Online dengan model-model seperti itu, pada dasarnya tidaklah memerlukan “rocket Science”, tidak memerlukan kemampuan akademik yang luar biasa. Yang penting anda mau berusaha dan mau belajar memahami cara kerjanya. Maka anda bisa berhasil menjadi pebisnis Online dengan penghasilan lebih dari 10 Jutaan perbulam. Percayalah. Itulah niat saya membuat Buku ini. Kalau soal berhasil tidaknya itu memang tidak bisa saya jamin. Karena hal seperti itu, sepenuhnya tergantung kesungguhan anda dan Izin yang Maha Kuasa.
Pertama-tama yang ingin saya tekankan adalah bisnis online itu polanya sama dengan bisnis offline secara Prinsipnya ia sama yakni menyediakan produk/jasa, kemudian menawarkannya untuk membuat orang lain datang  pada kita, bukan kepada yang lain. Cara kerjanya juga sama. Hanya mediumnya saja yang berbeda. Kalau bisnis Offline kita lakukan di alam nyata, maka bisnis Online dilakukan di dunia Maya atau dunia Online. Karena itu, hati-hati juga kalau ada orang menawarkan bisnis ajaib yang bisa menghasilkan ratusan juta rupiah dalam sekejap. Maka percayalah itu ujungnya akan berahir pada pola penipuan. Intinya, kalau di offline mustahil, maka di online juga pasti mustahil. Kemudian ada satu lagi. Bisnis Online dalam batas-batas tertentu bisa di automasi. Dalam artian bisnis anda bisa bekerja sendiri hanya dengan sedikit sentuhan anda.
Beda lainnya atau pola yang membedakan bisnis offine dengan online adalah kalau di offline kita membuka toko, kantor, restoran, warung, dan sejenisnya. Sedangkan untuk menjalankan bisnis online, kita membuat website. Produk/jasa yang dijual juga bisa berbeda.Kalau bisnis offline umumnya produk fisik. Sedangkan dalam bisnis online kita juga bisa menjual produk digital, Software berupa file digital di komputer tanpa bentuk fisik. Jadi  apakah anda akan Pilih online atau offline? Berikut sedikit pertimbangannya buat anda. Jadi kalau anda sudah paham kesamaannya dan beberapa yang membedakan. Itu sudah merupakan langkah yang baik.
Itu belum semua. Meskipun prosesnya sama, tapi karena medianya berbeda maka tentunya ada pertimbangan-pertimbangan tertentu yang perlu anda pertimbangkan sebelum anda mulainya. Tidak semua orang cocok dengan bisnis online dan sebaliknya.Bisa jadi setelah membaca tulisan ini malah anda akan lebih memilih menjalankan bisnis offline saja atau sebaliknya. Senangnya atau enaknya menjalankan bisnis online, beberapa diantaranya : sistemnya bisa dijalankan secara otomatis atau semi otomatis ; potensi pasarnya jauh lebih besar daripada bisnis offline; bisa dimulai dengan upaya dan biaya yang lebih rendah; tidak terikat waktu dan tempat.


Ada jutaan ragam atau begitu banyaknya yang bisa di buat bisnis dengan pola Online, tetapi dalam hal ini kita hanya akan memperkenalkan 5 jenis model bisnis yang paling sering dijalankan secara online. Tentu saja kelima model ini belum semuanya, tapi biasanya model-model bisnis online yang lain merupakan turunan atau cabang dari salah satunya. Silahkan lihat secara lebih detail pada bab-bab berikutnya,  harapannya semua ini akan memberikan gambaran pada anda apakah modelnya cocok dengan anda atau tidak. Garis besarnya adalah :
Jualan produk/jasa secara online  Ini yang paling mudah, semua orang pasti sudah paham. Bedanya dengan bisnis offline, anda akan menjual produk/jasa lewat dunia maya via website. Bisa dari website sendiri, social media, atau pasar online seperti Tokopedia, BukaLapak, dll. Model ini mudah dilihat dan ditemukan di media Online.Model bisnis ini cocok untuk anda yang: sudah tahu produk/jasa yang akan dijual;  sudah punya bisnis offline, ingin mengembangkannya ke dunia bisnis online; tidak memerlukan modal besar, atau malah bisa dilakukan seolah tidak ada modal sama sekali; dan butuh penghasilan langsung atau cepat
Menjadi publisher iklan  Pernah dengar AdSense? Pernah heran nggak, kenapa di internet banyak blog dan website yang menyediakan informasi secara gratis? Yah karena mereka memang mencari pengunjung sebanyak-banyaknya. Mereka membuat postingan yang benar-benar dicari banyak orang, terlepas itu apapun segmennya. Yang penting mereka butuh pengunjung yang banyak. Karena di websitenya tersebut mereka memasang atau dipasang iklan. Sehingga makin banyak yang datang maka makin besarlah pendapatan mereka lewat komisi Iklan.
Ceritranya, Google punya jaringan iklan paling besar, namanya AdSense . Adsense ini akan membayar setiap website yang memuat Iklan mereka sejumlah uang dengan besaran tertentu, setiap iklan mereka di Klik oleh pengunjung website. Bisa dipercaya, maka para pemilik website akan berlomba membuat website yang banyak pengunjungnya dan kemudian dapat uang dan jumahnya tidak terbatas, Karena itu jangan heran seorang pebisnis iklan Adsense bisa punya website sampai ratusan jumlahnya. Mereka membangun website yang semi otomatis, atau malah otomatis. Website itu mampu berdiri sendiri, mulai dari postingan baru, menjawab pertanyaan para pengnjung dsb dsb. Lha kalau satu website bisa menghasilkan 500 ribu perbulan dan anda punya 50 website? Maka anda akan berpenghasilan 25 juta perbulan. Dalam hal hal tertentu, para pebisnis Online itu bisa mendapatkan uang dari satu website saja sampai puluhan juta perbulan. Menarik kan? Masalahnya? Mampukah Anda membuat website yang ramai pengunjungnya?
Membuat Website layanan berlangganan  Model bisnis ini bisa dalam berbagai bentuk, dasarnya keanggotaan, bisa bulanan atau tahunan. Umumnya para anggota membayar semacam iuran bulanan atau tahunan, kesamaannya ada pada sistem pembayarannya: yakni berlangganan. Ini beberapa contoh bentuknya: Blog dengan pola “memberships” berisi konten premium;            Forum khusus atau tertentu eksklusif dengan keanggotaan berbayar ;             Software/ app berbayar ; Kursus, konsultasi, jasa berlangganan;         Majalah atau Harian digital; dan produk berlangganan dll
Affiliate marketing  Affiliate marketing itu model bisnis affiliasi, dimana kita dengan kesepakatan tertentu terlebih dahulu mempromosikan produk milik orang lain, kemudian kita mendapatkan komisi setiap kali berhasil menjualkannya. Sering juga disebut referral marketing atau CPA marketing. Selain menjaring iklan lewat AdSense, bisnis ini tergolong paling populer di kalangan blogger. Alasannya sederhana, karena penghasilannya (jauh) lebih tinggi dari iklan dan mereka tidak perlu pusing membuat produk. Sebagian besar orang yang mulai berbisnis affiliate marketing biasanya mengandalkan blog, jadi dalam usaha ini sangat penting untuk mempelajari bagaimana cara membuat dan mengembangkan blog.
Membangun StartUp Startup? Ap itu Start Up? Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan, umumnya disebut StartUp, merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah “startup” menjadi populer secara internasional pada era dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Dari pemahaman seperti itu kita dapat simpulkan bahwa bisnis startup adalah suatu bisnis yang baru berkembang. Bisnis startup ini lebih identik bisnis yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah online tersebut. Bisnis startup berkembang akhir tahun 90an hingga tahun 2000, nyatanya istilah Startup banyak.
Dengan kata lain, StartUp adalah sebuah bisnis yang baru dibangun dengan model dan proses kerja yang benar-benar baru, atau tidak meniru bisnis manapun yang sudah pernah ada sebelumnya. Bentuknya baru…atau meski ada kesamaan, tetapi ada juga perbedaannya meski tidak secara mendasar. Jadi misalnya anda memulai bisnis berupa toko buku online yang menjual buku buku umum atau khusus, itu bukan StartUp. Karena model seperti itu sudah umum. Tapi kalau anda membuat app untuk mem-booking ojek dari smartphone, atau seperti  Go-jek itu, ya itu bisa disebut sebagai Star Up. Karena sebelumnya belum pernah ada di Indonesia, kalau di luar negeri itu lain lagi.
Salah satu contoh terkait ini, adalah acommerce berikut aDelivery yang dibuat dan digunakan sebagai PROBLEM SOLVING terkait dengan distribusi Logistik dengan beberapa fitur yang diunggulkan seperti Status Delivery, Tracking Courier, Routing History, Rekonsiliasi Cash on Delivery, pemberitahuan melalui email dan SMS, hingga mereka dapat bantu menentukan Key Performance Index [KPI] untuk setiap kurir aCommerce Indonesia. aDelivery, memang masih tergolong baru digunakan untuk aCommerce Indonesia dengan armada yang yang dimiliki berjumlah 60-100 kurir. Pun demikian, di tahun tahun yang akan datang rencananya aDelivery akan menjadi sistem standar operasional aCommerce di kawasan Asia Tenggara. Untuk kawasan Indonesia sendiri implementasinya akan diperluas hingga ke beberapa kota besar, seperti Bandung dan Surabaya. Kira-kira maksudnya ya seperti itu. Semoga dengan berbagai “penampakan” tadi, Anda dapat melihat Peluang Anda.

Saturday, July 28, 2018

Hafid Bahtiar Anak Pedagang Gorengan Yang Jadi Perwira TNI




Hafid Bahtiar Anak Pedagang Gorengan Yang Jadi Perwira TNI
Perwira merupakan suri tauladan dan sumber inspirasi bagi anak buahnya, baik dalam hal sikap, perkataan maupun perbuatan. Perwira harus memiliki karakter sebagai pemimpin yang kredibel,  jujur, bijaksana dan selalu mengutamakan kepentingan negara di atas segala-galanya. Hal tersebut disampaikan Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sambutannya pada upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna Akmil Tingkat IV/Sermatutar Tp. 2017/2018, bertempat di Gedung Moch. Lily Rochli, Megelang, Jawa Tengah, Selasa (10/7/2018) Untuk kemudian para Perwira Muda ini akan dilantik Oleh Presiden di Istana Negara pada tanggal 26 Juni 2018
Siapa sangka ternyata dari 724 perwira ini terdapat seorang Perwira yang datang dari kalangan keluarga kurang mampu.  Dialah Hafid Bahtiar, lulusan Akmil peringkat 77 Akademi Militer (Angkatan Darat) tahun 2018 merupakan anak pedagang gorengan. Tidak tanggung-tanggung dia dengan jelas mengatakan bercita-cita menjadi Panglima TNI. "Meski saya anak seorang kuli bangunan, tetapi cita-cita saya ingin menjadi Panglima TNI." tutup Hafid waktu itu.
Bagaimana kehidupan sehari-harinya?
Hafid  lahir di Tulungagung 30 Desember 1995, merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Mujani dan Supriatin. Kedua orang tua Hafid merupakan pedagang gorengan di sebuah desa kecil di wilayah Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. "Saya dan istri mengolah adonan jajanan gorengan, Hafid mengantarkan gorengan ke warung-warung," kata Mujani meski sekarang sudah tidak jual gorengan lagi dan lebih sering menerima kerja serabutan, Rabu (25/7/2018).

Postur jangkung dan fisik kuat yang terbentuk dari kegiatan kesehariannya sebagai pemain basket dari SMAN 1 Campurdarat Tulungagung merupakan modal awal mendaftar Taruna Akmil. Dia menjelaskan bahwa anak keduanya ini mendaftar 2 kali sebagai Taruna untuk Akmil pada 2013 dan tahun 2014 dan akhirnya dinyatakan lulus pada tahun 2014. "Dia niat dengan keinginan sendiri untuk menjadi Taruna Akmil. Dua kali daftar semuanya Akmil, usai gagal di pendaftaran yang pertama sempat ditawarin untuk mendaftar Secaba tetap kokoh untuk daftar Akmil," ungkapnya.
Mujani juga menyebutkan bahwa anaknya mempunyai tekad yang bulat untuk menjadi Taruna Akmil meski dihadapkan dengan kondisi sederhana yang melekat pada kedua orangtuanya di Kabupaten Tulungagung. "Los aja pak, bismilah saja. Nggak usah memikirkan biaya untuk masuk Taruna," ujar Mujani sambil menirukan ucapan Hafid saat daftar Taruna Akmil. Hafid mengaku sebelum diterima sebagai Taruna Akmil, dia sering membantu meringankan beban kedua orang tuanya dalam mencari nafkah. Dia menceritakan bagaimana gigihnya kedua orang tuanya bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. "Orang tua saya pernah berdagang bakso, gorengan, jagung dan kacang rebus di pinggir jalan. Masih ingat di memori saya waktu sekolah di SD dan SMP membawa gorengan saya jual di sekolah," ungkap Hafid.
Menginjak remaja, siswa SMA Negeri 1 Campurdarat masih gigih membantu meringankan beban orang tuanya. Mulai dari menjadi tukang batu marmer sepulang sekolah hingga meluangkan waktu melatih basket anak-anak di kampungnya. "Honor yang didapat lumayan buat beli makan sehari-hari dan uang saku sekolah." tutur Hafid.
Hafid selalu bersyukur dan berpikir positif dengan segala karunia yang diberikan oleh Tuhan. "Semua yang kami dapat selalu kami syukuri" tambahnya. Hafid selalu mengingat pesan moral dari orang tuanya untuk selalu bersemangat dan tidak mudah putus asa. "Jangan pandang siapa orang tuamu atau keluargamu. Tetapi berbanggalah darimana keluargamu." ungkap Hafid menirukan pesan orang tuanya saat dia gagal daftar Akmil di tahun 2013. Gagal di pendaftaran Akmil pertama ia  sempat ditawarin untuk mendaftar di Secaba. Tapi Hafid  tetap kokoh untuk daftar Akmil. Dia percaya, kalau sungguh-sungguh pasti bisa masuk Akmil.
Pada tahun 2014 dia mendaftar lagi, dan benar. Dia lulus. Malah diberi kesempatan untuk menjabat sebagai mayoret Taruna Drum Band Taruna Akmil.  Meski dari keluarga yang kurang mampu, Hafid bangga bisa menjadi seorang prajurit dan bercita-cita menjadi Jenderal. "Meski saya anak seorang kuli bangunan, tetapi cita-cita saya ingin menjadi Panglima TNI," Di TNI semua mimpi bisa saja jadi kenyataan asalkan bisa memenuhi standar TNI itu sendiri. Ya "Orang tua saya pernah berdagang bakso, gorengan, jagung dan kacang rebus di pinggir jalan. Masih ingat di memori saya waktu sekolah di SD dan SMP membawa gorengan saya jual di sekolah." ungkap Hafid dengan mata yang berbinar-binar.
Bahkan saat pelantikan oleh Presiden di Jakarta. Keluarga Hafid hamper saja gagal mengikuti kegiatan Prasetya Perwira (Praspa) yang dilaksanakan di Istana Presiden. Pasalnya orang tua Hafid, Mujani dan keluarga mengaku belum siap sarana dan pra sarana serta akomodasi untuk datang ke Istana Presiden di Jakarta.
Untunglah kabar seperti itu sempat terdengar oleh Pangdam V Brawijaya. Mendengar kabar seperti itu Pangdam lewat  Aspers Kasdam menyampaikan atensinya untuk memberikan perhatian kepada keluarga Taruna Akmil dari Tulungagung ini. Bisa diduga maka Danrem 081/DSJ dan Dandim 0807/Tulungagung segera ulur tangan serta memfasilitasi segala keperluan yang dibutuhkan keluarga Hafid untuk dapat mengikuti kegiatan Prasetya Perwira di Istana Presiden.
Nah bagi anak-anak muda yang memang ingin menjadi Prajurit TNI, jangan pernah ragu. Percayalah kalau anda memang punya kualifikasi, dan telah mempersiapkan diri dengan baik maka percayalah proses seleksi di lingkungan TNI akan berjalan dengan baik, serta bisa anda andalkan. Jangan percaya kalau untuk jadi prajurit TNI perlu uang dan perlu koneksi ini dan itu. TNI tidak akan menodai institusinya, dan mereka akan mencari calon prajurit yang memang baik dan mampu.


Friday, March 16, 2018

Penerimaan Calon Bintara TNI AD 2018


Pembukaan Pendaftara Bintara TNI AD TA.2018

Telah Dibuka !

Pendaftaran Bintara TNI AD TA 2018 (Mulai Tgl 1 Feb 2018)

Segera Daftarkan Diri Anda, Negara Dan Bangsa Menunggu Darma Baktimu
Selama Proses Penerimaan Tidak Dipungut Biaya !
Persyaratan
Laki-laki dan atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK            

a.    Persyaratan umum.

1)    warga negara Indonesia;
2)    beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3)    setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;
4)    berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 29 September 2016;
5)    tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia;
6)    sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata; dan
7)    tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

b.    Persyaratan lain.

1)    laki-laki , bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
2)    berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut :                                 
a)         lulusan SMA/MA/SMK tahun 2011 dan 2012, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6,8;
b)         lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6;
c)         lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional minimal 55;
d)         lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional minimal 50;         
3)    ketentuan nilai rata-rata raport kelas X, XI dan XII  minimal 65.
4)    memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;
5)    belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama;
6)    bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun; dan         
7)    bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
8)    harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi :
       (1)       administrasi;
       (2)       kesehatan;
       (3)       jasmani;
       (4)       mental ideologi;
       (5)       psikologi; dan
       (6)       akademik.  
c.    Persyaratan tambahan.
1)   harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun;
2)   bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud;
3)  tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
4)     bagi yang sudah bekerja harus melengkapi persyaratan sebagai berikut :
a)  melampirkan surat persetujuan/ ijin dari kepala dinas/ jawatan/ instansi yang bersangkutan; dan
b)  bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Bintara PK TNI AD.                     
5)  melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah/Kades asal tempat tinggal.
6)    bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.



Jadwal Seleksi

Daft Online                    : Mulai 1 Feb 2018
Daft Ulang Dan Validasi : 13 S.D. 27 Agustus 2018
Pengecekan Awal            : 28 Agustus S.D. 11 Sept 2018
Parade                            : 12 / 13 / 14 Sept 2018
RIK/UJI TK. PUSAT    : 17 S.D. 28 Sept 2018

Pembukaan Pendidikan : 1 Okt 2018

Aspek Penilaian
Materi Penilaian
(1)       Administrasi;
(2)       Kesehatan;
(3)       Jasmani;
(4)       Mental Ideologi;     
(5)       Psikologi; Dan   
(6)       Akademik.

Tata Cara Pendaftaran

Calon mendaftar Online Bintara PK TNI AD melalui website penerimaan prajurit TNI yaitu di alamat http://rekrutmen-tni.mil.id sesuai batas waktu yang telah ditentukan. (Bagi calon yang belum memahami cara mendaftar melalui Online dapat langsung datang ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan dari petugas pendaftaran bagaimana cara mendaftar dengan membawa persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku)
Cetak Printout formulir pendaftaran
Datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk melaksanakan daftar ulang (di luar tanggal yang telah ditentukan adalah tidak sah)
Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti kegiatan seleksi
Ikuti tahapan seleksi yang telah diatur oleh Panda masing-masing
Selama proses kegiatan penerimaan tidak dipungut biaya apapun

Pusat Informasi : Lihat Di Sini

Tempat Informasi Dan Pendaftaran

1.         Kodam I/BB
-           Kodam I/Bb Medan, Jl. Gatot Subroto Km 7,5 Medan, 061-8451300
-           Korem 022/Pt Siantar, Jl. Asahan Km 3,5 Siantar, 0622-7550071
-           Korem 023/Ks Sibolga, Jl. Datuk Imam No. 1 Sibolga, 0631-22805
-           Korem 031/Wb Pekanbaru, Jl. Mayor Ali Rasyid No. 1 Pekanbaru, 0761-33031
-           Korem 032/Wbr Padang, Jl. Samudera No. 1 Padang, 0751-23365
-           Korem 033/Tanjung Pinang, Ds. Sei Timun Km 14 Senggarang Tj Pinang, 0771-7333025

2.         Kodam II/SWJ
-           Kodam II/Swj Palembang, Jl. Urip Sumoharjo Palembang, 0711-713868
-           Korem 041/Gamas Bengkulu, Jl. Pembangunan No 3 Bengkulu, 0736-21446
-           Korem 042/Gapu Jambi, Jl. Dr Ak Gani No. 3 Kel Pasar Jambi, 0741-63053
-           Korem 043/Gatam Lampung, Jl. Teuku Umar 85 Bandar Lampung, 0721-702074
-           Korem 045/Gaya Babel, Jl. Raya Koba Km 28, Kab Bangka Tengah, Bangka Belitung

3.       Kodam III/SLW

-           Kodam III/Slw Bandung, Jl. Boscha No. 4 Bandung, 022-2038102
-           Korem 061/Sk Bogor, Jl Merdeka No. 120 Bogor, 0251-323266
-           Korem 063/Sgj Cirebon, Jl. Brigjen Darsono Cirebon, 0231-2022176
-           Korem 062/Tn Garut, Jl. Bratayudha 65 Garut, 0262-232690
-           Korem 064/My Serang, Jl. Maulana Yusuf No. 9 Serang, 0254-200726

4.         Kodam IV/DIP

-           Kodam IV/Dip Semarang, Jl. P. Kemerdekaan Watugong Semarang, 074-7474738, 7472249

5.         Kodam V/BRW
-           Ajendam V/Brw Malang, Jl. Belakang Rssa No. 1 Malang, 0341-324600
-           Korem 084/Bj Surabaya, Jl. A. Yani Wonocolo Surabaya, 031-324600
-           Korem 081/Dsj Madiun, Jl. Dr Sutomo No. 1 Madiun, 0351-454377
-           Korem 082/Cpyj Mojokerto, Jl. Gajah Mada No. 6 Mojokerto, 0321-321900

6.         Kodam VI/MLW
-           Kodam VI/Mlw Balikpapan, Jl. Jend. Sudirman Balikpapan, 0542-425342
-           Korem 101/Ant Banjarmasin, Jl. Jend Sudirman No. 7 Banjarmasin, 0511-4366930

7.         Kodam VII/WRB
-           Kodam VII/Wrb Makasar, Jl. Urip Sumoharjo Km 7 Makassar, 0411-853108
-           Korem 143/Ho Kendari, Jl. Drs Abdullah Silondai 41 Kendari, 0401-321444
-           Korem 141/Tp Bone, Jl. Orde Baru No 6 Watampone Bone, 0481-21076
-           Korem 142/Ttg Mamuju,

8.         Kodam IX/UDY
-           Kodam IX/Udy Bali, Jl Sudirman Denpasar, 0361-228029
-           Korem 162/Wb Mataram, Jl Malomba Mataram, 0370-621273
-           Korem 161/Ws Kupang, Jl Cendana No 7 Kupang, 0380-632268

9.         Kodam XII/TPR

-           Kodam XII/Tpr Pontianak, Jl. Adisucipto Km 6 Sei Raya Pontianak, 0561-723583
-           Korem 102/Pj Palangkaraya, Jl Imam Bonjol No 5 Palangkaraya, 0561-724435
-           Korem 121/Abw Sintang, Jl. Pangeran Kuning No. 1 Sintang, 0565-2025674

10.         Kodam XIII/MDK
-           Korem 131/Stg Manado, Jl. A. Yani 19 Sario Manado, 0431-862011
-           Korem 132/Tdl Palu, Jl. Pramuka No 44 Palu, 0451-421333

11.       Kodam XVI/PTM
-           Kodam XVI/Ptm Ambon, Jl A Yani Ambon, 0911-352585
-           Korem 152/Bbl Ternate, Jl. Mononutu Ternate, 0921-328006

12.       Kodam XVII/CEN
-           Kodam XVII/CEN Jayapura, Jl. Diponegoro Kel. Gurabesi Jayapura Utara, 0967-533854
-           Korem 173/Pvb Biak, Jl Majapahit Biak, 0981-21471
-           Korem 171/Pvt Sorong, Jl Pramuka 1 Sorong, 0951-331405
-           Korem 174/Atw Merauke, Komp Kodim Folder (Belakang Kel Maro) Merauke, 0971-321707

13.     Kodam XVIII/KSR
-        Kodam XVIII/KSR Manokwari, Jl. Trikora Arfai Manokwari 
-        Korem 171/Pvt Sorong, Jl Pramuka 1 Sorong, 0951-331405

14.       Kodam Jaya Jakarta, Jl Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jaktim, 021-8090962
15.       Kodam Im Banda Aceh, Jl Nyak Adam Kamil Ii No B1 Banda Aceh, 0651-266786