Sunday, April 16, 2017

Dalam Tiga Tahun 1.500 Pemuda Asli Papua Direkrut sebagai Anggota TNI AD

Dalam Tiga Tahun 1.500 Pemuda Asli Papua Direkrut sebagai Anggota TNI AD

Oleh: Fabio Maria Lopes Costa

1.500 Anggota Pemuda Asli Papua Direkrut sebagai Anggota TNI


Pendam Kodam XVII Cenderawasih

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Hinsa Siburian saat memberikan selamat kepada salah seorang anggota TNI asli Papua yang dilantik sebagai prajurit dua di Lapangan Pancasila, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (15/4).
Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih menerapkan perekrutan anggota TNI Angkatan Darat asli Papua dengan kuota di atas 60 persen selama tiga tahun terakhir. Total pemuda-pemudi dari 28 kabupaten dan 1 kota di Papua yang direkrut sejak 2013 sebanyak 1.500 personel.
Hal ini disampaikan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Hinsa Siburian seusai melantik 320 prajurit dua di Lapangan Pancasila, Resimen Induk Militer XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (15/4) siang.
Hinsa mengatakan, ada 1.500 anggota TNI AD asli Papua yang dilantik pada jenjang tamtama, bintara, dan perwira. Mereka antara lain berasal dari wilayah Pegunungan Tengah Papua, seperti Sinak, Mulia, dan Oksibil.
”Kami telah menggalang kerja sama dengan pemda di semua kabupaten di Papua dan Papua Barat untuk merekrut pemuda setempat menjadi anggota TNI dalam jumlah yang banyak setiap kali pendaftaran. Sebagai contoh, 60 persen dari 320 anggota yang dilantik pada Sabtu ini adalah anak asli Papua,” ujar Hinsa.
Ia mengatakan, tujuan perekrutan pemuda asli Papua menjadi anggota TNI agar lebih mengatasi masalah di wilayahnya tanpa terkendala masalah komunikasi dan adat istiadat setempat.”Menurut rencana, mereka akan ditempatkan di kampung halamannya dan bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Apabila terjadi konflik di tengah masyarakat, mereka akan lebih mudah mengatasinya karena telah memahami budaya setempat,” kata Hinsa.
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengapresiasi langkah Kodam XVII/Cenderawasih yang merekrut banyak pemuda dan pemudi asli Papua sebagai anggota TNI AD. ”Kebijakan ini menunjukkan Kodam Cenderawasih yang tidak lagi menggunakan pendekatan militer, tetapi cara persuasif di tengah masyarakat,” ujar Matius.
Sementara itu, Prada Abner Mote, salah satu anggota TNI asal Kabupaten Deiyai, mengaku sangat bangga bisa mengenakan seragam TNI.”Profesi bukan hanya pekerjaan untuk mendapatkan gaji saja. Namun, saya wajib mempertahankan Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Abner. ( Sumber : Kompas.co.id. 16 April 2017)

No comments:

Post a Comment